Mau Mulai Berinvestasi? Ada Nabung Saham Expo di BEI

Mau Mulai Berinvestasi? Ada Nabung Saham Expo di BEI

Muhammad Idris - detikFinance
Rabu, 16 Des 2015 16:28 WIB
Mau Mulai Berinvestasi? Ada Nabung Saham Expo di BEI
Nabung Saham Expo (Idris-detikFinance)
Jakarta -

Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) terus melakukan program pemahaman pasar modal pada masyarakat luas, salah satunya dengan program kampanye 'Yuk Nabung Saham'.

Bersama-sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ketiga lembaga penyelengara pasar modal ini kembali melanjutkan program berskala nasional tersebut.

Bertempat di Main Hall Gedung BEI, acara Yuk Nabung Saham Expo diselenggarakan pada tanggal 16-18 Desember 2015. Pameran tersebut dimulai pukul 08.30 sampai dengan 18.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diikuti oleh 21 perusaahaan sekuritas, 7 manajer investasi, dan 3 bank rekening dana nasabah, 'Yuk Nabung Saham Expo' diselenggarakan sebagai sarana peningkatan edukasi pasar modal secara langsung kepada masyarakat dan sarana peningkatan utilitas produk pasar modal.

Kepala Divisi Komunikasi BEI, Dwi Shara Soekarno mengatakan, melalui expo ini, masyarakat dapat membuka rekening efek, baik rekening saham maupun rekening reksa dana secara on the spot selama expo berlangsung.

"Target pengunjung 'Yuk Nabung Saham Expo' kali ini menyasar pada karyawan di area sekitar SCBD Sudirman, masyarakat umum, mahasiswa, dan investor pasar modal. Selain Expo, selama 3 hari acara akan dimeriahkan dengan berbagai acara talkshow mengenai investasi di pasar modal, cerita sukses perusahaan tercatat, testimoni investor pasar modal, dan hiburan," kata Dwi dalam keterangan pers yang diterima, Rabu (16/12/2015).

Pihaknya, lanjut Dwi, juga cara juga ada pemberian doorprize untuk pengunjung yang membuka rekening efek di expo tersebut.

Sebagai informasi, program kampanye 'Yuk Nabung Saham' merupakan program yang mengajak masyarakat sebagai calon investor untuk berinvestasi di pasar modal dengan membeli saham secara rutin dan berkala. Dengan kata lain, program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap investasi di pasar modal Indonesia.

Konsep menabung dalam program 'Yuk Nabung Saham' mengacu pada paradigma masyarakat Indonesia yang masih berpegang pada budaya menabung (saving society). Kampanye yang dibuat dengan bahasa sederhana dan menarik, namun menimbulkan keingintahuan masyarakat diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk mulai berinvestasi, dari budaya menabung menjadi berinvestasi.

Melalui serangkaian program sosialisasi dan edukasi ini diharapkan masyarakat Indonesia dapat turut menikmati keuntungan dari pertumbuhan pasar modal Indonesia dan tidak hanya menjadi penonton di negeri sendiri.

Per November 2015, BEI mencatat, jumlah investor aktif di Indonesia per tahun hanya sebesar 37% atau 149.817 SID (single investor identification) dari total jumlah investor pasar modal di Indonesia yang saat ini berjumlah 427.068 SID.

Data di OJK per tahun 2013 menunjukkan tingkat pemahaman (literasi) masyarakat Indonesia terhadap pasar modal dan tingkat utilitas produk pasar modal masih rendah jika dibandingkan dengan 5 industri jasa keuangan lainnya di Indonesia.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads