Dolar AS pagi tadi dibuka melemah di Rp 13.896 dibandingkan posisi pada perdagangan sore pekan lalu Rp 13.910. Tak lama, The Greenback terus melemah hingga ke titik terendahnya hari ini di Rp 13.734.
Ekonom Senior Mandiri Sekuritas Leo Putra Rinaldy menilai, naiknya suku bunga AS memberikan kepastian terhadap para pelaku pasar di Indonesia sehingga kondisi rupiah tidak terlalu berfluktuasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pekan lalu, The Federal Reserve (The Fed) akhirnya menaikkan suku bunga dari 0,25% menjadi 0,50%. Pelaku pasar tidak terlalu terpengaruh karena sudah mengantisipasi sebelumnya.
Sementara di tahun depan, pasar kembali akan dihadapkan pada kenaikan suku bunga AS susulan, yang diperkirakan akan kembali naik di rentang level 50-70 basis poin (bps).
Kondisi demikian, diperkirakan akan membuat rupiah kembali berfluktuasi.
(ang/hns)











































