Investor Domestik Buru Saham, IHSG Naik 9 Poin

Sesi I

Investor Domestik Buru Saham, IHSG Naik 9 Poin

Angga Aliya - detikFinance
Selasa, 22 Des 2015 12:20 WIB
Investor Domestik Buru Saham, IHSG Naik 9 Poin
Ilustrasi (Foto: Rachman/detikFoto)
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 9 poin berkat aksi beli investor domestik. Indeks bertahan positif sejak pembukaan perdagangan.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 3,629 poin (0,08%) ke level 4.494,309. Banyaknya sentimen positif mendorong aksi beli saham.

Meski bergerak dalam rentang yang tipis, IHSG berhasil menghindari zona merah. Posisi tertinggi yang pernah diraih IHSG ada di level 4.516,267.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Selasa (22/12/2015), IHSG bertambah 9,300 poin (0,21%) ke level 4.499,980. Sementara Indeks LQ45 menipis 0,606 poin (0,08%) ke level 774,843.

Investor asing masih belum berhenti melepas saham. Saham-saham unggulan ada yang jadi sasaran aksi jual asing, ditampung investor lokal.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 109.220 kali dengan volume 3,331 miliar lembar saham senilai Rp 2,12 triliun. Sebanyak 134 saham naik, 93 turun, dan 87 saham stagnan.

Bursa-bursa regional hingga siang ini rata-rata bergerak negatif padahal pagi tadi sempat menguat. Pasar saham Singapura masih bertahan positif.

Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 menipis 19,53 poin (0,10%) ke level 18.896,49.
  • Indeks Hang Seng turun tipis 17,51 poin (0,08%) ke level 21.774,17.
  • Indeks Komposit Shanghai turun 18,91 poin (0,52%) ke level 3.623,56.
  • Indeks Straits Times menguat 8,00 poin (0,28%) ke level 2.853,55.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.925 ke Rp 53.725, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 1.475 ke Rp 94.975, Unilever (UNVR) naik Rp 450 ke Rp 36.050, dan Delta Djakarta (DLTA) naik Rp 390 ke Rp 5.300.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Bayan (BYAN) turun Rp 475 ke Rp 7.875, Astra Internasional (ASII) turun Rp 175 ke Rp 6.075, Siloam (SILO) turun Rp 175 ke Rp 9.725, dan FKS Multi Agro (FISH) turun Rp 150 ke Rp 1.600.

(ang/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads