Ekonomi Lesu, Saham-saham Orang Terkaya Nomor 3 Dunia Berguguran

Ekonomi Lesu, Saham-saham Orang Terkaya Nomor 3 Dunia Berguguran

Angga Aliya - detikFinance
Minggu, 27 Des 2015 10:32 WIB
Ekonomi Lesu, Saham-saham Orang Terkaya Nomor 3 Dunia Berguguran
Foto: CNN
Jakarta - Tahun 2015 menjadi masa yang berat bagi investor saham, tidak terkecuali orang terkaya nomor 3 dunia, Warren Buffet. Saham-saham miliknya pun berjatuhan.

Berkshire Hathaway, perusahaan induk Buffet, mencatat kinerja terburuknya sepanjang sejarah. Bahkan lebih buruk dari krisis finansial 2008.

Harga saham seri A dan B Berkshire sudah anjlok hingga 13% tahun ini. Saham seri A, yang khusus untuk orang-orang super kaya, kini harganya US$ 195.000 (Rp 2,5 miliar) selembar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara saham seri B harganya sudah di bawah US$ 130 (Rp 1,7 juta) selembar. Koreksi sahamnya masih lebih baik dari 2008 yang anjlok sampai 32%.

Tapi memangnya ada investasi saham yang sukses di 2008? Semua orang pasti mengalami rugi investasi, apalagi saat itu Indeks S&P 500 jatuh 38,5%.

Nah, sekarang ini Indeks S&P 500 hanya turun 2%. Lalu mengapa saham Berkshire jatuh begitu dalam?

Jawabannya adalah saham-saham di portofolio Berkshire banyak yang jatuh, sehingga kepercayaan investor terhadap perusahaan si 'Oracle of Omaha' itu mulai berkurang.

Berikut ini saham-saham investasi Buffet yang anjlok di 2015.

  • IBM -15%
  • American Express -26,5%
  • Procter & Gamble (P&G) -13,8%
  • Walmart -31,5%
  • Davita HealthCare Partners (DVA) -9,4%
  • Goldman Sachs -8,9%
  • Deere & Co -14,9%
  • USG -14,5%
(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads