"Perseroan membukukan penjualan sampai November 2015 sebesar Rp 1,2 triliun, melebihi realisasi tahun sebelumnya sebesar Rp 1 triliun. Laba bersih diproyeksikan Rp 10,026 miliar sampai Desember 2015," kata Sekretaris Perusahaan PT Indofarma, Yasser Arafat, dalam Public Expose di Gedung BEI, Jakarta, Senin (28/12/2015).
Yasser menjelaskan, laba bersih ini diperoleh dari penjualan hingga Desember 2015 sebesar Rp 1,6 triliun, dikurangi HPP sebesar Rp 1,2 triliun, beban usaha Rp 304 miliar, beban keuangan Rp 42 miliar, dan pajak Rp 5,7 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagian kontrak yang seharusnya dibukukan di November, mundur ke Desember," tutupnya.
(ang/ang)











































