Permintaan KPR Bank Niaga Melonjak 209 Persen
Sabtu, 05 Mar 2005 11:47 WIB
Jakarta - Permintaan nasabah terhadap Kredit Pemilikan Rumah (KPR) PT Bank Niaga Tbk (BNGA) sepanjang tahun 2004 mengalami lonjakan yang signifikan hingga 209 persen menjadi Rp 3,4 triliun dibandingkan periode yang sama tahun 2003 yang sebesar Rp 1,1 triliun."Tingginya animo nasabah karena Bank Niaga memberikan beberapa kelebihan dari paket Niaga Kredit Rumah (NKR) seperti pembiayaan yang besar dan jangka waktu yang lebih panjang serta bunga yang kompetitif," kata Juanita A. Lutahn, Vice President Product Manager Bank Niaga, Sabtu,(5/3/2005).Menurutnya, Bank Niaga memberikan fasilitas pembiayaan hingga 90 persen dari harga rumah yang dibeli apabila tujuan penggunaan rumahnya untuk dihuni. Selain itu jangka waktu yang diberikan lebih fleksibel hingga 20 tahun atau lebih panjang dibanding KPR umum lainnya yang berkisar 10-15 tahun. Bunga yang ditawarkan juga kata Juanita, sangat kompetitif sebesar 12 persen untuk tahun pertama."Tinggi rendahnya suku bunga dikaji setiap satu tahun disesuaikan dengan kondisi pasar. Dengan demikian cicilan bulanan akan tetap selama satu tahun, hal ini akan memudahkan nasabah dalam merancang alokasi anggaran keuangannya," katanya.Target utama pasar NKR menurut Juanita adalah untuk rumah huni dan bukan untuk mereka yang bertujuan investasi. Produk ini juga tidak hanya untuk membeli rumah baru atau rumah bekas, tapi juga untuk keperluan pembangunan atau renovasi rumah dan alih pinjaman dengan minimum pembiayaan Rp 50 juta. Sampai Desember 2004 jumlah nasabah NKR Bank Niaga telah mencapai 31 ribu nasabah dibandingkan tahun 2003 yang sebanyak 10 ribu orang.
(ir/)











































