"Bursa akan tumbuh bukan hanya menggoreng harapan (goreng saham), tapi membuat harapan yang riil, yaitu kemajuan ekonomi itu sendiri.β Menggoreng harapan bisa dibuat seminggu hilang lagi," kata JK saat penutupan perdagangan saham di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (30/12/2015).
βJK menuturkan, pasar modal Indonesia masih jauh tertinggal dibandingkan dengan negara tetangga, yakni Malaysia dan Singapura.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βDi samping itu, menurut JK masyarakat dalam negeri masih enggan menempatkan dananya di pasar modal. Sebab, masyarakat menilai penempatan dana di deposito sudah cukup menguntungkan.
"Kalau pilihannya deposito, (bunganya) masih tinggi maka orang pilih deposito dibanding ketidakpastianβ bursa. Maka kita harus buat bursa untuk jadi pilihan kita semuanya," tegas JK.
βIndonesia memiliki modal besar untuk menjadi negara yang maju. Dari sisi Sumber Daya Alam (SDA), populasi manusia serta letak geografis yang mendorong aktivitas perdagangan lebih tinggi.
"Jadi marilah kita bekerjasama memajukan negeri yang dapat menimbulkan pertumbuhan yang baik dengan faktor-faktor yang ada di lingkungan kita,"pungkasnya.
(mkl/drk)











































