"Jadi 2016 ya kita harapkan mungkin kita sedang di-review apakah ada BUMN yang akan kita go public-kan atau juga akan kita tingkatkan jumlah saham yang akan kita tawarkan ke bursa," kata Menteri BUMN, Rini Soemarno, di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Senin (4/1/2016).
Jadi, kata Rini, selain menggelar IPO tahun ini ada BUMN yang akan menambah jumlah saham beredar di publik. Rini akan mengumumkan BUMN mana saja yang akan menggelar aksi korporasi di pasar modal dalam beberapa pekan ke depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini ada 19 BUMN yang melantai di BEI dari berbagai sektor yang berbeda. Kapitalisasi BUMN yang jadi perusahaan terbuka rata-rata meningkat dari tahun ke tahun.
Berikut ini perusahaan pelat merah yang melantai di BEI:
- ADHI: PT Adhi Karya (Persero) Tbk
- ANTM: PT Aneka Tambang (Persero) Tbk
- BBNI: PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
- BBRI: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
- BBTN: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
- BMRI: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
- GIAA: PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk
- INAF: PT Indofarma (Persero) Tbk
- JSMR: PT Jasa Marga (Persero) Tbk
- KAEF: PT Kimia Farma (Persero) Tbk
- KRAS: PT Krakatau Steel (Persero) Tbk
- PGAS: PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk
- PTBA: PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk
- PTPP: PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk
- SMBR: PT Semen Baturaja (Persero) Tbk
- SMGR: PT Semen Gresik (Persero) Tbk
- TINS: PT Timah (Persero) Tbk
- TLKM: PT Telkom (Persero) Tbk
- WIKA: PT Wijaya Karya (Persero) Tbk











































