Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 1,512 poin (0,03%) ke level 4.527,431 di tengah koreksi bursa global dan regional. Turunnya harga aneka produk energi dalam negeri memberi sentimen positif.
Indeks terus menanjak di zona hijau didorong aksi beli investor asing. Posisi IHSG sudah mulai melirik lagi level 4.600.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Delapan sektor berhasil menguat, kecuali sektor industri dasar dan perdagangan. Investor asing makin getol berburu saham.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 121.795 kali dengan volume 2,414 miliar lembar saham senilai Rp 2,315 triliun. Sebanyak 161 saham naik, 83 turun, dan 83 saham stagnan.
Bursa-bursa regional rata-rata masih bergerak negatif hingga siang hari ini. Pasar saham China yang sempat anjlok di awal perdagangan kini mulai menanjak di zona hijau.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 turun 35,29 poin (0,19%) ke level 18.415,69.
- Indeks Hang Seng menipis 3,64 poin (0,02%) ke level 21.323,48.
- Indeks Komposit Shanghai naik 13,67 poin (0,41%) ke level 3.309,92.
- Indeks Straits Times melemah 3,05 poin (0,11%) ke level 2.832,92.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 775 ke Rp 52.950, Indocement (INTP) turun Rp 475 ke Rp 20.850, Elang Mahkota (EMTK) turun Rp 300 ke Rp 10.000, dan Siloam (SILO) turun Rp 300 ke Rp 9.425.
(ang/rrd)











































