Menguat 53 Poin, IHSG Tembus Lagi 4.600

Sesi I

Menguat 53 Poin, IHSG Tembus Lagi 4.600

Angga Aliya - detikFinance
Rabu, 06 Jan 2016 12:20 WIB
Menguat 53 Poin, IHSG Tembus Lagi 4.600
Foto: Rachman/detikFoto
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menembus lagi level 4.600 setelah naik 52 poin. Penguatan saham-saham unggulan jadi pendorong naiknya IHSG.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 5,832 poin (0,13%) ke level 4.563,654 lanjutkan penguatan di tengah maraknya sentimen negatif dari luar negeri.

Indeks terus menanjak sejak pembukaan perdagangan pagi tadi. Posisi tertingginya yang bisa diraih IHSG ada di level 4.614,802.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (6/1/2016), IHSG melaju 53,385 poin (1,17%) ke level 4.611,207. Sementara Indeks LQ45 menanjak 13,167 poin (1,67%) ke level 802,787.

Hampir seluruh indeks sektoral di lantai bursa kompak menguat, hanya agrikultur dan aneka industri yang melemah. Saham-saham unggulan jadi sasaran aksi beli investor.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 129.488 kali dengan volume 2,08 miliar lembar saham senilai Rp 2,642 triliun. Sebanyak 144 saham naik, 94 turun, dan 86 saham stagnan.

Bursa-bursa regional hingga siang hari ini rata-rata masih bergerak negatif, kecuali pasar saham China yang sudah mulai menguat. Pelaku pasar Asia masih berhati-hati dalam bertransaksi.

Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 anjlok 190,97 poin (1,04%) ke level 18.183,03.
  • Indeks Hang Seng melemah 194,41 poin (0,92%) ke level 20.994,31.
  • Indeks Komposit Shanghai naik 22,53 poin (0,69%) ke level 3.310,24.
  • Indeks Straits Times turun 21,49 poin (0,76%) ke level 2.812,74.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 1.975 ke Rp 95.000, Matahari (LPPF) naik Rp 1.100 ke Rp 17.600, Indocement (INTP) naik Rp 800 ke Rp 21.675, dan Unilever (UNVR) naik Rp 800 ke Rp 36.475.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mayora (MYOR) turun Rp 1.750 ke Rp 27.025, Supreme Cable (SCCO) turun Rp 320 ke Rp 3.380, Blue Bird (BIRD) turun Rp 300 ke Rp 7.000, dan Saratoga (SRTG) turun Rp 300 ke Rp 3.600.

(ang/drk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads