Anjlok 7%, Bursa Saham China Disuspen (Lagi)

Anjlok 7%, Bursa Saham China Disuspen (Lagi)

Wahyu Daniel - detikFinance
Kamis, 07 Jan 2016 11:42 WIB
Anjlok 7%, Bursa Saham China Disuspen (Lagi)
Foto: Reuters
Jakarta -

Perdagangan di bursa saham China diberhentikan sementara atau disuspensi, setelah jatuh dalam 30 menit usai perdagangan dibuka.

Awalnya, perdagangan disuspensi 15 menit setelah indeks CSI (Composite Shanghai Index) 300 jatuh 5%. Saat perdagangan kembali dibuka, penurunan kembali berlangsung hingga 7%.

Penghentian perdagangan dilakukan secara otomatis lewat sistem yang diberlakukan oleh otoritas bursa saham China. Ini merupakan kali kedua dalam 4 hari, bursa saham China disuspen karena penurunan tajam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bank sentral China, yaitu People's Bank of China, berencana menyuntikkan dana US$ 10,6 miliar kepada sistem keuangan negara tersebut.

Sebelumnya pada Selasa lalu, bank sentral ini juga menyuntikkan US$ 20 miliar ke pasar keuangan. Kebijakan ini dilakukan untuk menenangkan investor saham.

"Investor menyadari bahwa langkah bank sentral menunjukkan ekonomi China melambat," kata Mike O'Rourke, dari JonesTrading, seperti dilansir dari CNN, Kamis (7/1/2016).

Selain itu, yang menjadi kewaspadaan pelaku pasar saham adalah pelemahan mata uang yuan yang dilakukan secara sengaja oleh bank sentralnya.

Pelemahan yuan bisa membantu ekspor China tumbuh, tapi juga bisa membuat uang keluar dari negara tersebut.

(dnl/drk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads