Pasar Saham Berjatuhan, Soros Sebut Krisis Mengintai di 2016

Pasar Saham Berjatuhan, Soros Sebut Krisis Mengintai di 2016

Wahyu Daniel - detikFinance
Jumat, 08 Jan 2016 08:03 WIB
Pasar Saham Berjatuhan, Soros Sebut Krisis Mengintai di 2016
Foto: Reuters
Jakarta - Miliuner George Soros, yang terkenal dengan aksi spekulasinya di pasar keuangan dunia, mengingatkan krisis sedang mengintai di sektor keuangan dunia saat ini. Bahkan menurutnya, krisis keuangan dunia yang terjadi di 2008 bisa berulang.

Berbicara di sebuah forum ekonomi di Colombo, Srilangka, Soros mengatakan, China saat ini kesulitan untuk mencari model pertumbuhan ekonomi yang baru. Kemudian, devaluasi mata uang yuan yang dilakukannya, malah menimbulkan masalah untuk seluruh dunia.

Dilansir dari CNBC yang mengutip The Sunday Times, surat kabar Srilangka, Jumat (8/1/2015), Soros mengatakan krisis 2008 mengintai di tahun ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"China merupakan sumber utama masalah ini," ujar Soros.

Kemarin, bursa saham China dihentikan perdagangannya karena anjlok 7%, ini kali kedua dalam pekan ini.

Jatuhnya bursa saham China membuat bursa saham seluruh dunia ikut turun, termasuk di Amerika Serikat (AS).

(dnl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads