Jakarta - Pergerakan dolar Amerika Serikat (AS) mulai menjinak. Setelah sempat menguat hingga ke level tertingginya di Rp 13.943, mata uang negeri Paman Sam tersebut berbalik arah.
Berdasarkan data perdagangan
Reuters, Senin (11/1/2015), dolar AS sempat merosot ke level terendahnya di Rp 13.910 sore hari ini. Hingga pukul 15.08 WIB, dolar AS bergerak di Rp 13.925.
Mata uang Paman Sam tersebut terus naik-turun. Namun, secara keseluruhan, rupiah masih melemah terhadap dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Faktor ekonomi global masih dominan mempengarui gerak rupiah. Tak hanya kepastian soal bank sentral AS The Federal Reserve (the Fed) dalam menaikkan tingkat suku bunganya (Fed fund rate), merosotnya harga minyak dan pelemahan ekonomi China juga menekan laju rupiah.
(drk/hns)