Jakarta - Penguatan dolar Amerika Serikat (AS) ternyata tidak berlangsung lama. Mata uang negeri Paman Sam tersebut perlahan mulai menjinak.
Pagi tadi, dolar AS dibuka menguat mendekati level Rp 14.000. Dolar AS pun terus bergerak naik-turun. Mata uang AS ini terus bergerak turun hingga menyentuh level Rp 13.910.
Hingga pukul 15.08 WIB, dolar AS berada di posisi Rp 13.925. Namun, setelah itu dolar AS tiba-tiba
keok hingga meluncur ke posisi terendahnya di Rp 13.880.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Faktor ekonomi global masih dominan mempengarui gerak rupiah. Tak hanya kepastian soal bank sentral AS The Federal Reserve (the Fed) dalam menaikkan tingkat suku bunganya (
Fed Fund Rate), merosotnya harga minyak dunia dan pelemahan ekonomi China juga turut menekan laju rupiah.
(drk/dnl)