Perkuat Jaringan Bisnis, Sony Lakukan Reshuffle
Senin, 07 Mar 2005 11:17 WIB
Jakarta - Perusahaan Elektronik Jepang Sony Corporation untuk pertama kalinya akan dipimpin orang asing yakni Howard Stringer yang akan menggantikan Nobuyuki Idei sebagai chairman Sony. Sony juga melakukan reshuffle dalam kepengurusannya dalam rangka memperkuat jaringan bisnisnya. Pergantian pucuk pimpinan itu diumumkan Sony pada Senin (7/3/2005) seperti dilansir AP setelah diperoleh persetujuan dari Jajaran Dewan direksi dan komisaris Sony. Selanjutnya pergantian ini akan diminta persetujuannya dalam RUPS Juni nanti. Nobuyuki Idei yang digantikan Stringer telah menjadi chairman Sony selama hampir satu dekade. Stringer sebelumnya menjabat sebagai wakil pimpinan Sony dan chief executive Sony di AS. Pergantian lainnya adalah Presiden Sony Corp Kunitado Ando akan digantikan Ryoji Chubachi yang merupakan eksekutif di divisi elektronik dan jaringan Sony. "Sony memiliki sebuah warisan yang tidak paralel dari keberanian, inovasi dan kepemimpinan di seluruh dunia. Bersama-sama kami akan menuju masa depan dengan menggabungkan dua pilar kami yakni teknis teknologi dengan entertainment dan konten kreasi untuk mempersembahkan peralatan yang canggih dan dalam bentuk yang lebih menghibur kepada konsumen," demikian pernyataan Stringer. Sementara Idei mengatakan, sekarang ini merupakan waktu yang tepat untuk peralihan kepemimpinan kepada sebuah tim baru untuk menjami keberlangsungan pertumbuhan Sony sebagai sebuah perusahaan dunia. "Saya bangga telah menjadi bagian perubahan Sony selama satu dekade," ujar Idei. Sony dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan pendapatan dari salah satu pilar utamanya yakni dalam penjualan TV dan pemutar cakram akibat persaingan dari produk-produk murah Asia dan rival lainnya. Sony sendiri telah menciptakan brand sebagai produk kelas dunia dengan kualitas yang menjanjikan meski konsumen harus membayar harga yang lebih mahal. Sony juga mengalami kejatuhan pada dua tahun yang lalu yakni pada saat harga saham Sony anjlok akibat memburuknya laba bersih. Meski selanjutnya laba Sony meningkat, namun perusahaan Jepang ini tidak mampu membuat sebuah gebrakan. Stringer selama ini telah mengatur operasi bidang entertainment Sony, termasuk akuisisi Sony baru-baru ini terhadap perusahaan film dan televisi AS Metro-Goldwyn-Mayer (MGM). Stringer pernah menjabat sebagai reporter CBS dan penjadi presiden CBS dari 1986-1988 untuk selanjutnya bergabung dengan Sony pada tahun 1997.
(qom/)











































