Mengutip data perdagangan Reuters, dolar AS dibuka di Rp 13.861, dari posisi kemarin di Rp 13.791.
Mata uang negeri Paman Sam tersebut sempat menyentuh level tertinggi di Rp 13.890 pagi ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Merosotnya harga minyak dunia hingga di bawah US$ 30 barel menjadi salah satu penekan laju rupiah.
Ditambah kondisi perlambatan ekonomi China dan bursa saham China yang belakangan anjlok.
Di sisi lain, belum adanya kepastian soal keniakan suku bunga bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed) menyumbang katalis negatif terhadap rupiah.
(drk/drk)











































