Bahana Targetkan Dana Kelolaan Rp 34 T di 2016

Bahana Targetkan Dana Kelolaan Rp 34 T di 2016

Muhammad Idris - detikFinance
Kamis, 14 Jan 2016 16:04 WIB
Bahana Targetkan Dana Kelolaan Rp 34 T di 2016
Foto: Idris - detikFinance
Jakarta - PT Bahana TCW Investment Management menargetkan bisa mengelola dana sebesar Rp 34 triliun pada tahun 2016. Target ini tumbuh 13% ketimbang dana yang dikelola BUMN sekuritas ini pada tahun lalu sebesar Rp 30,1 triliun.

"Kami optimis target pertumbuhan 13% bisa dicapai di tahun ini, karena pencapaianβ€Ž dana kelolaan per Desember 2015 telah kami capai dengan baik sebesar Rp 30,1 triliun. Dana kelolaan itu di atas target kami sebesar Rp 27 triliun," jelas Presiden Direktur Bahana TCW Investment Management Edward Lubis, ditemui di Graha CIMB Niaga, SCBD, Jakarta, Kamis (14/1/2016).

Edward mengungkapkan, perlambatan ekonomi pada tahun lalu dampak lesunya ekonomi China serta sentimen The Fed, tak berpengaruh siginifikan pada pertumbuhan dana kelolaan. Naiknya dana kelolaan investor domestik jadi salah satu sebabnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada kesempatan yang sama, Chief Economist and Director for Investor Relation Bahana TCW Investment Management Budi Hikmat mengungkapkan, pertumbuhan dana kelolaan investasi tahun ini dipastikan jauh lebih baik dibanding tahun sebelumnya.

Masifnya pembangunan infrastruktur, serta percepatan pengganggaran infrastruktur di awal tahun jadi sebabnya.

"From stability to growth diharapkan terjadi tahun ini yang akhirnya cenderung lebih friendly untuk investasi saham," ujar Budi.

Dia meyakini, Bank Indonesia (BI) mulai membuka ruang untuk menurunkan suku bunga acuan atau BI rate di kuartal pertama 2016. Hal itu akan mendorong daya beli masyarakat lewat belanja pemerintah. Imbasnya, investor lokal di pasar modal juga akan lebih bergairah.

"Saat ini pangsa pasar Bahana dalam reksa dana sebesar 8,5% per Desember 2015. Bahana menempati peringkat kedua terbesar dalam industri di Indonesia berdasarkan nilai dana kelolaan. Kami berkomitmen meningkatkan dana kelolaan dengan meluncurkan produk baru. Targetnya setiap bulan akan ada satu produk baru," tutupnya.

(drk/drk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads