Indeks S&P 500 bahkan menyentuh tingkat terendahnya sejak Oktober 2014 lalu. Saham-saham energi jatuh 2,87%, setelah harga minyak terjun 6,5%.
Anjloknya harga minyak didorong juga oleh ketakutan perlambatan ekonomi China, yang bakal mempengaruhi permintaan minyak dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham teknologi juga turun hingga 3,15%. Setelah muncul berita kinerja yang mengecewakan dari Intel.
Pada perdagangan Jumat (15/1/2016), indeks Dow Jones jatuh 2,39% ke 15.988,08. Indeks S&P 500 turun 2,16% ke 1.880,33. Lalu indeks Nasdaq turun 2,74% ke 4.488,42.
Ada sekitar 10,8 miliar lembar saham yang ditransaksikan. Di atas rata-rata harian, sebanyak 7,6 miliar lembar saham dalam 20 hari terakhir.
Dalam sepekan ini, Dow Jones turun 2,2%, kemudian S&P 500 turun 2,2%, dan Nasdaq turn 3,3%.
(dnl/dnl)











































