Pada perdagangan preopening, IHSG dibuka turun 14,589 poin (0,32%) ke 4.589. Sementara indeks LQ45 juga dibuka turun 4,141 poin (0,53%) ke 778.287.
Mengawali perdagangan, Rabu (20/1/2016), IHSG dibuka melemah 14,631 poin (0,33%) ke 4.477,106. Sementara indeks LQ45 melemah 4,051 poin (0,52%) ke 778.529.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengakhiri perdagangan, IHSG melemah 63,752 poin (1,42%) ke 4.427,985. Sementara indeks LQ45 turun 13.300 poin (,70%) ke 769.128.
Seluruh sektor kompak memerah. Pelemahan tertinggi terjadi pada sektor konstruksi dan aneka industri masing-masing turun 2,31% dan 2,26%.
Perdagangan saham sepanjang hari ini bergerak moderat. Sebanyak 79 saham naik, 198 saham turun, dan 75 saham stagnan. Frekuensi perdagangan saham ditransaksikan sebanyak 209.934 kali, dengan total volume sebanyak 3,581 miliar saham, senilai Rp 4,295 triliun.
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers adalah SQBI naik 11.500 poin (3,62%) ke Rp 329.000, EMTK naik 500 poin (5,29%) ke Rp 9.950, GGRM naik 500 poin (0,91%) Rp 55.500, dan LPIN naik 475 poin (8,92%) ke Rp 5.800.
Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top loser adalah HMSP turun 2.825 poin (3,03%) ke Rp 90.500, INTP turun 750 poin (3,87%) ke Rp 18.650, AALI turun 575 poin (3,33%) ke Rp 16.700, dan BBRI turun 500 poin (4,35%) ke Rp 11.000.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah. Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS bergerak di Rp 13.965, dibandingkan posisi pembukaan tadi pagi di Rp 13.850.
Berikut kondisi bursa saham Asia sore ini:
- Indeks Nikkei 225 turun 632,18 poin (3,71%) ke 16.416,19
- Indeks Hang Seng turun 412,15 poin (2,10%) ke 19.223,66
- Indeks SSE Composite turun 31,05 poin (1,03%) ke 2.976,69
- Indeks Straits Times turun 78,24 poin (2,96%) ke 2.559,72











































