Berdasarkan data perdagangan Reuters, Selasa (26/1/2016), dolar AS pagi ini dibuka di Rp 13.897, dibandingkan posisi sore kemarin di Rp 13.857.
Mata uang Paman Sam tersebut terus bergerak naik-turun hingga menyentuh level tertingginya pagi ini di Rp 13.905.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pergerakan harga minyak dunia yang terus merosot cukup menekan laju rupiah.
Ditambah, perlambatan ekonomi China menyumbang gerak rupiah semakin terbatas.
Di samping itu, investor juga masih menunggu kepastian bank sentral AS The Federal Reserve (the Fed) untuk menaikkan tingkat suku bunganya secara gradual di tahun ini.
(drk/drk)











































