Rupiah Menguat, Menkeu: Persepsi ke Indonesia Lagi Bagus-bagusnya

Rupiah Menguat, Menkeu: Persepsi ke Indonesia Lagi Bagus-bagusnya

Dina Rayanti - detikFinance
Kamis, 11 Feb 2016 13:45 WIB
Rupiah Menguat, Menkeu: Persepsi ke Indonesia Lagi Bagus-bagusnya
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) sempat melemah terhadap banyak mata uang Asia. Rupiah termasuk salah satu yang naik tinggi terhadap mata uang Paman Sam.

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, penguatan rupiah itu terjadi karena faktor internal dan eksternal. Faktor eksternal adalah ketidakpastian bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve (The Fed), soal kenaikan suku bunga.

"Ya dua-duanya (internal dan eksternal), intinya kalau saya lihat persepsi terhadap Indonesia saat ini sedang bagus-bagusnya karena di antara banyak emerging ekonomi, Indonesia dianggap salah satu yang paling tidak manajemen makro ekonominya relatif prudent stabil," kata Bambang di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (11/2/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita juga tidak terlalu terekspos dengan turunnya harga minyak. Jadi itu berpengaruh terhadap semua tidak hanya rupiah tapi variabel makro ekonomi kita," ujarnya.

Pada perdagangan hari ini, rupiah kembali menguat terhadap dolar AS. Posisi The Greenback bisa ditekan hingga ke kisaran Rp 13.300 dari posisi kemarin di atas Rp 13.400. (ang/drk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads