Demikian disampaikan Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam keterangan resminya, Minggu (14/2/2016).
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di sepanjang periode 9 hingga 12 Februari 2016 terkoreksi -1,76% ke posisi 4.714,393 poin jika dibandingkan penutupan di pekan sebelumnya yang berada di level 4.798,946 poin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, rata-rata nilai transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan ini mengalami penurunan 12,65% menjadi Rp 5,5 triliun dari Rp 6,3 triliun di akhir pekan lalu.
Rata-rata volume transaksi harian mengalami penurunan sebesar 4,73% dan rata-rata frekuensi harian mengalami perubahan minus 11,92%. Kapitalisasi Pasar BEI di pekan ini masih tetap berada di atas Rp 5.000 triliun atau tepatnya Rp 5.005 triliun dari Rp 5.094 triliun di pekan sebelumnya.
Meski minat pemodal asing untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia kembali meningkat, namun otoritas BEI senantiasa melakukan berbagai inovasi untuk mengedukasi masyarakat Indonesia agar berinvestasi di pasar modal domestik.
Hal tersebut dilakukan agar pasar modal Indonesia dapat lebih memiliki daya tahan khususnya ketika menghadapi aliran dana pemodal asing yang mudah berpindah tempat dari satu instrumen investasi di lokasi yang satu ke instrumen investasi atau lokasi yang lain.Â
Dua perusahaan mencatatkan sahamnya di pekan ini. PT Mitra Pemuda Tbk (MTRA) dan PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) yang menjadi emiten ke-2 dan ke-3 yang mencatatkan sahamnya di 2016. Dengan dua pencatatan saham tersebut, maka total emiten di BEI saat ini menjadi 524 emiten. (drk/drk)











































