Meski begitu, sejak awal tahun, bursa saham masih tetap tercatat turun, akibat anjloknya harga minyak, ketakutan perlambatan ekonomi China, dan ketidakpastian kenaikan suku bunga acuan di AS.
"Saya pikir banyak saham yang sudah oversold (jenuh jual). Pertanyaannya, apakah kita bisa mempertahankan kenaikan ini untuk beberapa hari,: kata Analis, Bucky Hellwig, dilansir dari Reuters, Rabu (17/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada sekitar 8,6 miliar lembar saham yang ditransaksikan. Di bawah rata-rata transaksi harian sebanyak 9,6 miliar lembar saham. (wdl/wdl)











































