Gubernur BI, Agus Martowardojo mengatakan, BI akan menyampaikan kondisi nilai tukar yang lebih baik ini kepada pemerintah dan DPR saat proses pembahasan APBN Perubahan (APBN-P) 2016.
"Rupiah stabil dengan tren menguat, dengan meningkatnya aliran modal asing, karena persepsi positif terhadap ekonomi domestik. Selama triwulan IV-2015, rupiah menguat 6,27% ke Rp 13.785/US$," kata Agus dalam jumpa pers di Gedung BI, Jakarta, Kamis (18/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aliran modal asing yang masuk karena persepsi positif terhadap arah perekonomian Indonesia, seiring penurunan suku bunga acuan, paket kebijakan pemerintah, dan berbagai proyek infrastruktur," jelas Agus.
"Meredanya guncangan pasar keuangan global, mendorong penguatan rupiah," imbuh Agus. (wdl/ang)











































