Mengawali perdagangan, Senin (22/2/2016), IHSG dibuka menguat 3,85 poin (0,08%) ke 4.701,41.
Penguatan IHSG tidak bertahan lama. Hingga pukul 09.23 waktu JATS, IHSG melemah 4,702 poin (0,10%) ke 4.692,040.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengakhiri perdagangan, IHSG ditutup menguat 11,060 poin (0,24%) ke 4.708,620. Sementara indeks LQ45 ditutup naik 2,171 poin (0,26%) ke 822.563.
Lima sektor menguat, sementara 5 sektor lainnya tak mampu bertahan di zona hijau. Penguatan tertinggi terjadi di sektor pertambangan sebesar 2,55%. Sedangkan pelemahan tertinggi terjadi di sektor aneka industri sebesar 1,90%.
Perdagangan saham hari ini terpantau sangat ramai. Sebanyak 136 saham naik, 121 saham turun, dan 91 saham stagnan. Frekuensi saham yang ditransaksikan sebanyak 221.974 kali, dengan total volume perdagangan sebanyak 10,760 miliar saham, senilai Rp 6,109 triliun.
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers adalah HMSP naik 2.875 poin (2,73%) ke Rp 108.375, GGRM naik 1.275 poin (1,99%) ke Rp 65.400, PTBA naik 655 poin (14,03%) ke Rp 5.325, dan UNVR naik 625 poin (1,46%) ke Rp 43.375.
Sementara saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers adalah BBRI turun 475 poin (4,15%) ke Rp 10.975, IBST turun 230 poin (9,79%) ke Rp 2.120, SCCO turun 200 poin (4,04%) ke Rp 4.750, dan UNTR turun 200 poin (1,26%) ke Rp 15.725.
Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS sore ini bergerak di Rp 13.440, dibandingkan pembukaan pagi tadi di Rp 13.467.
Berikut kondisi bursa saham Asia sore ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 143,88 poin (0,90%) ke 16.111,05
- Indeks Hang Seng naik 196,90 poin (1,02%) ke 19.482,40
- Indeks SSE Composite naik 67,15 poin (2,35%) ke 2.927,18
- Indeks Straits Times naik 5,85 poin (0,22%) ke 2.662,43
