Mengawali perdagangan, Selasa (23/2/2016), IHSG dibuka naik 6,58 poin (0,14%) ke 4.715,20. Hingga pukul 09.10 waktu JATS, IHSG bergerak melemah 3,617 poin (0,08%) ke 4.703,816.
Pada perdagangan sesi I, IHSG ditutup terkoreksi 33,079 poin (0,70%) ke 4.675,541. Sementara indeks LQ45 ditutup melemah 6,993 poin (0,85%) ke 815.570.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sembilan sektor melemah, hanya satu sektor yang masih mampu bertahan di zona hijau, yaitu sektor konsumer, naik sebesar 0,33%. Pelemahan tertinggi terjadi di sektor aneka industri sebesar 3,08%, disusul sektor industri dasar sebesar 1,57%.
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya GGRM naik 950 poin (1,45%) ke Rp 66.350, UNVR naik 525 poin (1,21%) ke Rp 43.900, ITMG naik 200 poin (3,57%) ke Rp 5.800, dan MAYA naik 115 poin (6,30%) ke Rp 5.800.
Sementara saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya AALI turun 600 poin (3,37%) ke Rp 17.225, HMSP turun 600 poin (0,55%) ke Rp 107.775, SCCO turun 450 poin (9,47%) ke Rp 4.300, dan UNTR turun 450 poin (2,86%) ke Rp 15.275.
Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS siang ini bergerak di Rp 13.390.
Berikut kondisi bursa saham Asia siang ini:
- Indeks Nikkei 225 turun 28,98 poin (0,18%) ke 16.082,07
- Indeks Hang Seng turun 18,34 poin (0,09%) ke 19.445,75
- Indeks Komposit Shanghai turun 39,29 poin (1,34%) ke Rp 2.887,11
- Indeks Straits Times naik 10,80 poin (0,41%) ke 2.671,92
