Dalam dua hari terakhir, bursa saham terkerek kenaikan harga minyak dunia, yang mencapai 3%. Harga minyak menjadi pengaruh utama pergerakan bursa saham tahun ini. Namun investor tetap harus mencari untung di tengah pasar saham yang bergejolak.
"Saya dihubungi banyak orang yang mengatakan 'Hei, saya punya US$ 50.000 di bank namun tidak menghasilkan apa-apa. Apakah ini waktunya uang tersebut bekerja?" kata Analis, Jake Dollarhide, dilansir dari Reuters, Jumat (26/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada sekitar 7,3 miliar lembar saham yang ditransaksikan. Di bawah rata-rata transaksi harian, sebanyak 9 miliar lembar saham. (wdl/wdl)











































