Saham-saham Perbankan Jadi Incaran Investor

Saham-saham Perbankan Jadi Incaran Investor

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Jumat, 26 Feb 2016 15:50 WIB
Saham-saham Perbankan Jadi Incaran Investor
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melempar wacana pemberian insentif kepada perbankan yang mau melakukan efisiensi melalui penyesuaian margin atau Net Interest Margin (NIM), pekan lalu, pasar merespons negatif.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok, terutama dijegal saham-saham perbankan yang menukik tajam.

Hari ini, saham-saham perbankan mulai menggeliat. Investor berbalik arah mengincar saham-saham perbankan setelah jatuh dalam dalam beberapa hari terakhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (26/2/2016), saham-saham perbankan menjadi incaran para investor.

Dari total transaksi asing di sektor keuangan (finance) sebesar Rp 1 triliun, dana asing yang melakukan pembelian (net foreign buy) tercatat Rp 184,4 miliar.

Masuknya dana asing ini juga mendorong penguatan IHSG. Hingga pukul 15.33 waktu JATS, IHSG bergerak melesat 74,801 (1,61%) ke 4.732,214.

Analis Perbankan OSO Securities Supriyadi menilai, jika tekanan investor asing di sektor perbankan mulai mereda, saham-saham perbankan akan mulai rebound.

"Tekanan jual sudah mereda, ini tanda-tanda rebound, saham-saham bank mulai naik," katanya kepada detikFinance, Jumat (26/2/2016).

Berikut saham-saham perbankan yang terpantau naik:
  • BBCA naik 3,06% ke Rp 13.475
  • BBRI naik 3,11% ke Rp 10.775
  • BTPN naik 9,36% ke Rp 2.805
  • BMRI naik 1,61% ke Rp 9.500
  • BBTN naik 3,73% ke Rp 1.670
  • SDRA naik 1,74% ke Rp 1.170
  • BEKS naik 25,76% ke Rp 83
  • AGRS naik 10,59% ke Rp 94
  • BBNI naik 0,50% ke Rp 5.025
(drk/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads