Laba per saham tercatat naik dari Rp 182 per saham menjadi Rp 202 per saham di 2015.
Demikian disampaikan perseroan dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (29/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beban pokok pendapatan juga ikut naik dari Rp 7,655 triliun di 2014 menjadi Rp 8,414 triliun di 2015.
Laba usaha perseroan tercatat naik dari Rp 724,883 miliar menjadi Rp 850,729 miliar di sepanjang 2015.
Naiknya laba usaha ini berasal dari naiknya pendapatan bunga menjadi Rp 50,664 miliar di 2015, dari tahun sebelumnya sebesar Rp 33,424 miliar.
Selain itu, perolehan laba usaha berasal dari laba penjualan aset tetap menjadi Rp 128 juta di 2015, dari tahun sebelumnya sebesar Rp 183 juta.
Laba selisih kurs tercatat Rp 164 miliar di tahun 2015, dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 100,096 miliar. (drk/feb)











































