"Kita lihat dana yang masuk ke Indonesia dari awal tahun sampai dengan akhir Februari ada keyakinaan Rp 35 triliun masuk ke pasar surat berharga negara maupun pasar modal," kata Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo, ditemui di Kompleks BI, Jakarta Pusat, Jumat (4/3/2016).
Dana asing ini, kata Agus, jumlahnya lebih sedikit dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dalam dua bulan pertama 2015, menurut Agus, dana asing yang masuk mencapai Rp 58 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus menyambut baik masuknya dana asing ini karena bisa menambah ketersediaan valas di dalam negeri. Imbas paling positif adalah menguatnya nilai tukar rupiah dengan adanya hal ini.
"Rupiah juga menguat di atas 3%, tapi kita tetap harus hati-hati," kata Agus. (ang/dnl)











































