Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah. Dolar AS berada di posisi Rp 13.152 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore di Rp 13.035.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG turun tipis 0,524 poin (0,01%) ke 4.831,051. Tak lama, IHSG sempat balik arah ke zona hijau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG turun 15,162 poin (0,31%) ke level 4.816,413. Investor asing masih terus berburu saham-saham bank.
Perdagangan masih dikuasai oleh investor domestik. Saham-saham unggulan banyak dilepas investor domestik.
Menutup perdagangan terakhir sebelum Hari Raya Nyepi, Selasa (8/3/2016), IHSG berkurang 20,533 poin (0,42%) ke level 4.811,042. Sementara Indeks LQ45 terpangkas 4,031 poin (0,48%) ke level 838,560.
Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 43,954 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 308.208 kali dengan volume 5,021 miliar lembar saham senilai Rp 6,417 triliun. Sebanyak 115 saham naik, 171 turun, dan 103 saham stagnan.
Bursa-bursa regional rata-rata melemah pada penutupan perdagangan hari ini. Pergerakan pasar Asia ini memberi sentimen negatif ke pergerakan IHSG.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melemah 128,17 poin (0,76%) ke level 16.783,15.
- Indeks Hang Seng turun 148,14 poin (0,73%) ke level 20.011,58.
- Indeks Komposit Shanghai naik 4,05 poin (0,14%) ke level 2.901,39.
- Indeks Straits Times anjlok 48,93 poin (1,73%) ke level 2.774,58.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.875 ke Rp 63.150, Unilever (UNVR) turun Rp 650 ke Rp 43.500, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 550 ke Rp 104.950, dan Surya Toto (TOTO) turun Rp 525 ke Rp 6.150. (ang/dnl)











































