Mata uang Paman Sam tersebut terus bergerak menurun hingga ke level terendahnya pagi ini di Rp 13.006.
Dolar AS perlahan mencoba naik, hingga mencapai level tertingginya di Rp 13.057. Hingga pukul 09.31 WIB, dolar AS bergerak di Rp 13.055.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasar kembali memburu aset berisiko menyusul kebijakan The Fed yang menahan pengetatan uang ketat dengan menurunkan kemungkinan kenaikan tingkat bunga tahun ini menjadi dua kali dari sebelumnya empat kali.
Putusan The Fed ini melemahkan dolar dan memicu penguatan harga minyak mentah. Tadi malam, dolar AS melemah terhadap Euro di 1,13/euro dan tehadap Yen di 110,65/US$ (terendah sejak Oktober 2014). Harga minyak mentah menembus US$40/barel menguat sekitar 4,9%. (drk/drk)











































