Kemenkeu: Investor Happy dengan Kondisi RI

Kemenkeu: Investor Happy dengan Kondisi RI

Maikel Jefriando - detikFinance
Selasa, 22 Mar 2016 17:12 WIB
Kemenkeu: Investor Happy dengan Kondisi RI
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) baru saja menjual surat utang berbasis syariah atau sukuk berdenominasi dolar Amerika Serikat (AS) sebesar US$ 2,5 miliar atau sekitar Rp 32,5 triliun.

Robert Pakpahan, Direktur Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (Dirjen PPR) Kementerian Keuangan menjelaskan, permintaan surat utang dari investor cukup tinggi. Ini memperlihatkan kenyamanan untuk berinvestasi di Indonesia.

"Kan kita waktu roadshow dapat feedback. Tidak ada kekhawatiran yang signifikan dari mereka. Secara umum sangat happy dengan Indonesia," ujar Robert, di sela-sela acara Indonesia Investment Forum di Hotel Mandarin, Jakarta, Selasa (22/3/2016)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pandangan investor tersebut seiring dengan realisasi pertumbuhan ekonomi yang masih mencapai level 4,8%. Defisit anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) juga terjaga pada level 2,51% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

"Mereka happy dengan pertumbuhan ekonomi 4,8% tahun lalu bagus. Defisit dijaga di bawah 3% bagus," terangnya.

Investor, menurut Robert juga optimistis, ekonomi Indonesia tumbuh tinggi seiring dengan agresivitas dalam pembangunan. Di samping juga tetap menjaga sisi fundamental ekonomi.

"Pembangunan infrastruktur tahun laku kan realisasi pembangunan infrastruktur tumbuh 40%. Bagus. Dan tahun depan infrastruktur tetap tinggi bagus," kata Robert. (mkl/wdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads