Saham Blue Bird dan TAXI Mendadak Jadi Trend Setter

Saham Blue Bird dan TAXI Mendadak Jadi Trend Setter

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Kamis, 24 Mar 2016 15:15 WIB
Saham Blue Bird dan TAXI Mendadak Jadi Trend Setter
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Selalu ada cerita dari setiap kejadian. Saham PT Blue Bird Tbk (BIRD) dan PT Express Transindo Utama (TAXI) mendadak menjadi trend setter setelah ribuan sopir taksi dan angkutan umum melakukan aksi demo besar-besaran di sejumlah ruas jalan di ibu kota.

Saham dua perusahaan layanan taksi nasional tersebut bergerak volatile. Bahkan, dalam beberapa hari ini, saham BIRD anjlok, meskipun saat ini terpantau naik. Berbeda dengan BIRD, saham TAXI malah naik beberapa hari lalu, sementara hari ini anjlok.

Analis NH Korindo Securities Reza Priyambada menilai, dua saham tersebut mendadak menarik perhatian banyak orang seketika saat demo berlangsung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saham ini tiba-tiba jadi trend setter, selama ini belum ada yang melirik. Begitu ada ribut-ribut soal layanan aplikasi transportasi online, ada demo, orang-orang jadi pada melihat," ujarnya kepada detikFinance, Kamis (24/3/2016).

Menurut Reza, volatilitas yang cukup tinggi terhadap dua saham perusahaan transportasi tersebut, bukan semata-mata adanya sentimen negatif soal demo taksi dan angkutan umum. Anjloknya saham BIRD dan TAXI berbarengan dengan kondisi market global yang juga tengah tertekan.

"(Anjlok) bukan karena adanya demo, bukan faktor itu yang menekan saham taksi (BIRD dan TAXI), itu pas berbarengan dengan kondisi market global, Asia yang juga merah, jadi kena aksi jual," terang dia.

Reza menambahkan, di satu sisi adanya sentimen negatif dari global, di sisi domestik belum ada sentimen positif.

"Nggak langsung sentimen demo, memang marketnya lagi turun, pasti saham-saham terkena aksi jual, imbas bursa saham global cenderung pelemahan, domestik belum ada berita positif," katanya.

Mengutip data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 14.39 WIB, saham BIRD terpantau melonjak 6,77% atau 425 poin ke Rp 6.700. Saham BIRD sempat menyentuh level tertingginya di Rp 6.800 dan terendahnya di Rp 6.200. Frekuensi saham BIRD ditransaksikan sebanyak 353 kali, dengan total volume perdagangan sebanyak 6.851 saham, senilai Rp 4,4 miliar.

Sementara pada pukul 14.41 WIB, saham TAXI anjlok 5,78% atau 13 poin ke Rp 212. Saham TAXI sempat menyentuh level tertingginya di Rp 228 dan terendahnya di Rp 207. Frekuensi saham TAXI ditransaksikan sebanyak 3.109 kali, dengan total volume perdagangan sebanyak 662.619 saham, senilai Rp 14,2 miliar. (drk/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads