Laba Bersih Unilever Naik 11,7 Persen Tahun 2004
Selasa, 15 Mar 2005 09:49 WIB
Jakarta - PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mencatat kenaikan laba bersih tahun 2004 sebesar 11,7 persen menjadi Rp 1,468 triliun dibandingkan tahun 2003 yang sebesar Rp 1,296 triliun. Unilever terkenal paling sering membagikan seluruh laba bersihnya sebagai dividen. Kenaikan laba bersih tersebut seiring dengan naiknya penjualan perseroan tahun 2004 yang sebesar 9,5 persen menjadi Rp 8,984 triliun dibandingkan tahun 2003 yang sebesar Rp 8,123 triliun. Demikian penjelasan manajemen dalam laporan keuangan yang dipublikasikan Selasa,(15/3/2005). Laba usaha perseroan tahun 2004 juga mengalami kenaikan 12,8 persen menjadi Rp 2,039 triliun dibandingkan tahun 2003 sebesar Rp 1,777 triliun. Unilever juga mencatat laba kurs pada tahun 2004 sebesar Rp 36,841 miliar dibandingkan tahun 2003 yang rugi kurs Rp 913 juta. Per tahun 2004 total aset perseroan mencapai Rp 3,633 triliun dibandingkan tahun sebelumnya Rp 3,416 triliun. Untuk tahun buku 2004 Unilever telah membagikan dividen interim (dividen sementara) sebanyak dua kali. Dividen interim pertama dibayarkan pada 17 Desember 2004 sebesar Rp 70 per saham dan dividen interim kedua akan dibayarkan pada 24 Maret 2005 sebesar Rp 60 per saham. Sehingga total dividen interim 2004 yang dibagikan mencapai Rp 130 per saham. Sementara untuk tahun buku 2003 Unilever membagikan total dividen lebih dari laba bersih yang diperoleh pada tahun itu yaitu mencapai 118 persen atau Rp 200 per saham yang dibagi dalam dua kali dividen interim dan dividen tunai. Akankah tahun buku 2004 Unilever kembali membagikan seluruh dividennya untuk pemegang saham?
(qom/)











































