Laba per saham juga tercatat turun dari Rp 55,33 menjadi Rp 15,03 per saham di tahun 2015.
Demikian disampaikan perseroan dalam keterbukaan informasinya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (1/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beban langsung perseroan tercatat naik dari Rp 491 miliar menjadi Rp 629 miliar di tahun 2015. Hal ini membuat laba kotor perseroan tertekan menjadi Rp 341 miliar di tahun 2015, dibandingkan tahun 2014 sebesar Rp 398 miliar.
Di pos penghasilan lain-lain, pendapatan bunga juga tercatat turun dari Rp 21,167 miliar menjadi Rp 7,720 miliar di tahun 2015.
Keuntungan penjualan aset tercatat turun menjadi Rp 312 juta di tahun 2015 dari tahun sebelumnya sebesar Rp 693 juta.
Beban bunga naik dari Rp 153 miliar menjadi Rp 205 miliar di tahun 2015.
Total aset tercatat turun dari Rp 3,011 triliun menjadi Rp 2,883 triliun di tahun 2015. (drk/hns)











































