"Diversifikasi. Saya kira baik diversifikasi, karena minyak itu baru oke 2-3 tahun lagi. Lama. Kalau kita hanya rely on minyak saja berat menahannya. Kalau 2015 ini kita jeblok. Dua tahun lagi begitu ya bubar perusahaan," kata Arifin.
Hal itu diungkapkan Arifin usai menerima penghargaan sebagai pembayar pajak terbesar 2015 di Kantor Ditjen Pajak, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (5/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama ini, Medco Energi bergerak di sektor minyak dan gas. Sayangnya gara-gara harga minyak anjlok, Medco pun menanggung rugi hingga Rp 2,4 triliun.
Arifin berjanji akan memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai akuisisi Newmont ini dalam waktu dekat.
"Tenang saja nggak lama lagi. Kita umumkan, press release-nya lagi disiapkan. Saya kira minggu ini," kata Arifin. (ang/dnl)











































