Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Sofyan Djalil, mengatakan pemerintah sangat mendukung perusahaan lokal yang bisa mengambilalih aset yang dulunya dikuasai asing.
"Secara umum kalau ada perusahaan domestik bisa mengambilalih aset tersebut dan itu kemudian comercial term itu bagus, tentu kita akan dukung," ujarnya di acara FN Asia Forum, di Grand Ballroom Shangri-La Hotel, Jakarta, Rabu (6/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, pengambilalihan perusahaan asing di dalam negeri tidak melulu dilakukan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Jika ada perusahaan swasta yang berminat dan memang kuat secara finansial, maka hal itu bisa dilakukan.
"Saya pikir itu hanya masalah pilihan saja, BUMN itu mungkin banyak sekali opportunity yang lain bagi BUMN yang mereka sangat tertarik di saat BUMN terdorong untuk melakukan banyak investasi di infrastruktur. Kalau Newmont itu private tidak menambah infrastruktur tapi secara komersial itu mungkin potensi yang bagus, apalagi kalau harga komoditas jangka menengah akan rebound," ungkapnya.
Simak cerita Arifin Panigoro mengambil alih tambang di Nusa Tenggara Barat (NTB) itu di sini. (ang/drk)
