PT WOM Finance Targetkan Laba Bersih Rp 220,6 Miliar Tahun 2005

PT WOM Finance Targetkan Laba Bersih Rp 220,6 Miliar Tahun 2005

- detikFinance
Rabu, 16 Mar 2005 14:43 WIB
Jakarta - Perusahaan pembiayaan, PT Wahana Ottomitra Multiartha tbk (WOM Finance) mentargetkan laba bersih tahun 2005 sebesar Rp 220,6 miliar atau naik 84 persen dibandingkan laba bersih tahun 2004 yang sebesar Rp 120,1 miliar. Naiknya laba bersih tahun 2005 tidak terlepas dari meningkatnya pembiayaan pada tahun ini yang sebesar Rp 3,391 triliun dibandingkan tahun 2004 yang sebesar Rp 2,359 triliun.Demikian diungkapkan oleh Presdir WOM Finance, Benny Wenas dalam jumpa pers usai RUPSLB yang berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (16/3/2005).Menurut Benny, peningkatan pembiayaan tahun 2005 yakni pada kisaran Rp 3,4 triliun hingga Rp 3,5 triliun untuk membiayai kredit sepeda motor sejumlah 424.500 unit dibandingkan tahun 2004 yang sebanyak 253.299 unit. "Asumsi pembiayaan itu karena perseroan menilai pertumbuhan penjualan sepeda motor nasional tahun ini diperkirakan mencapai 4,8 juta unit dibandingkan tahun lalu yang sebanyak 3,8 juta unit. Jadi kami berharap, kami bisa mencapai pangsa pasar 10 persen dari total penjualan nasional," katanya.Dia juga menjelaskan untuk pembiayaan tahun 2005 perseroan akan menerbitkan obligasi kedua tahun 2005 sebesar Rp 500 miliar. "Penerbitan obligasi ini direncanakan bisa keluar pada awal Mei 2004," katanya.Bertindak sebagai penjamin emisi adalah PT Danareksa Sekuritas, PT Investindo Nusantara Sekuritas, dan PT DBS Securities dengan perjanjian full commitmen. Obligasi ini terdiri dari 3 seri dengan jangka waktu 2-4 tahun. Persero juga berencana membuka cabang hingga 100 cabang pada tahun 2005 dimana saat ini telah memiliki 85 cabang. Mengenai akuisisi 75 persen saham WOM Finance oleh Bank Internasional Indonesia (BII) menurut Benny, hingga kini masih dalam proses dan diharapkan pada 30 April proses ini selesai sesuai dengan deadline yang ada. "BII membeli 75 persen saham WOM Finance sebesar Rp 495 per saham," katanya. (mar/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads