Pemerintah Jual Surat Utang Rp 6 Triliun

Pemerintah Jual Surat Utang Rp 6 Triliun

Wahyu Daniel - detikFinance
Selasa, 19 Apr 2016 16:36 WIB
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Pemerintah kembali menerbitkan surat utang syariah atau istilahnya Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan nilai Rp 6,185 triliun. Ini akan digunakan untuk pembiayaan defisit anggaran.

Adapun penjualan SBSN ini dilakukan dengan cara lelang hari ini, Selasa (19/4/2016).

SBSN yang dijual pemerintah terdiri dari 5 seri. Nilai penawaran yang masuk Rp 15,313 triliun, namun pemerintah hanya mengambil Rp 6,185 triliun saja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut daftar SBSN yang dijual pemerintah kemarin, seperti dilansir dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan:

1. SPNS06202016

Surat utang ini memiliki yield (imbal hasil) rata-rata 5,54933%. Jatuh tempo 6 Oktober 2016. Jumlah yang dijual Rp 1 triliun

2. PBS1009
Surat utang ini memiliki yield (imbal hasil) rata-rata 7,41996%. Jatuh tempo 25 Januari 2018. Jumlah yang dijual Rp 1,01 triliun.

3. PBS006
Surat utang ini memiliki yield (imbal hasil) rata-rata 8,25%. Jatuh tempo 15 September 2020. Jumlah yang dijual Rp 1,37 triliun.

4. PBS011
Surat utang ini memiliki yield (imbal hasil) rata-rata 8,75%. Jatuh tempo 15 Agustus 2023. Jumlah yang dijual Rp 1,585 triliun.

5. PBS012
Surat utang ini memiliki yield (imbal hasil) rata-rata 8,875%. Jatuh tempo 15 November 2031. Jumlah yang dijual Rp 1,22 triliun.

Tanggal penerbitan 4 surat utang ini akan dilakukan pada 21 April 2016. (wdl/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads