Adapun penjualan SBSN ini dilakukan dengan cara lelang hari ini, Selasa (19/4/2016).
SBSN yang dijual pemerintah terdiri dari 5 seri. Nilai penawaran yang masuk Rp 15,313 triliun, namun pemerintah hanya mengambil Rp 6,185 triliun saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. SPNS06202016
Surat utang ini memiliki yield (imbal hasil) rata-rata 5,54933%. Jatuh tempo 6 Oktober 2016. Jumlah yang dijual Rp 1 triliun
2. PBS1009
Surat utang ini memiliki yield (imbal hasil) rata-rata 7,41996%. Jatuh tempo 25 Januari 2018. Jumlah yang dijual Rp 1,01 triliun.
3. PBS006
Surat utang ini memiliki yield (imbal hasil) rata-rata 8,25%. Jatuh tempo 15 September 2020. Jumlah yang dijual Rp 1,37 triliun.
4. PBS011
Surat utang ini memiliki yield (imbal hasil) rata-rata 8,75%. Jatuh tempo 15 Agustus 2023. Jumlah yang dijual Rp 1,585 triliun.
5. PBS012
Surat utang ini memiliki yield (imbal hasil) rata-rata 8,875%. Jatuh tempo 15 November 2031. Jumlah yang dijual Rp 1,22 triliun.
Tanggal penerbitan 4 surat utang ini akan dilakukan pada 21 April 2016. (wdl/ang)











































