Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik 16,292 poin (0,34%) ke level 4.861,950 mengekor penguatan bursa Asia. Sentimen positif juga datang dari pasar saham global.
Investor asing mulai balik lagi ke lantai bursa setelah dua hari terakhir melepas saham-saham perbankan. IHSG langsung menguat sejak pembukaan perdagangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks sempat menyentuh titik tertingginya hari ini di 4.877 sebelum akhirnya mulai menurun secara perlahan. Saham-saham infrastruktur jadi sasaran aksi jual.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 157.159 kali dengan volume 4,366 miliar lembar saham senilai Rp 3,27 triliun. Sebanyak 143 saham naik, 122 turun, dan 85 saham stagnan.
Bursa-bursa regional rata-rata masih melemah hingga siang hari ini, dipimpin oleh pasar saham Jepang. Bursa Singapura satu-satunya yang menguat.
Berikut kondisi bursa-bursa Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 jatuh 508,86 poin (2,94%) ke level 16.781,63.
- Indeks Hang Seng turun 87,46 poin (0,41%) ke level 21.449,06.
- Indeks Komposit Shanghai melemah 26,07 poin (0,88%) ke level 2.927,60.
- Indeks Straits Times naik 6,90 poin (0,24%) ke level 2.881,62.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.350 ke Rp 71.550, Multi Bintang (MLBI) naik Rp 1.225 ke Rp 10.300, Mayora (MYOR) naik Rp 1.100 ke Rp 34.800, dan HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 850 ke Rp 98.000.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Unilever (UNVR) turun Rp 875 ke Rp 43.275, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 250 ke Rp 7.125, Indomobil (IMAS) turun Rp 125 ke Rp 1.830, dan XL Axiata (EXCL) turun Rp 125 ke Rp 3.515. (ang/hns)











































