Direktur PT Reliance Securities Tbk (RELI) Agung Kameswara mencoba menanggapi soal fenomena saham tidur ini. Ia punya tips sendiri agar tidak terjebak ke dalam saham tidur.
"Harus rajin sebelum beli saham, bisa ngomong sama research-nya, sama brokernya, dicek lebih dalam," ujar dia saat ditemui detikFinance, di Kantor Reliance, Menara Batavia, Jakarta Pusat, Senin (9/5/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Investor kita ribuan, saya nggak hafal. Kelihatannya nggak ada sih," katanya.
Menurut Agung, banyak faktor yang menyebabkan saham sebuah perusahaan tidak bergerak atau 'mati suri. Hal tersebut harus ditelusuri lebih dalam.
"Karena kalau tidak aktif, tidak aktifnya kenapa. Perusahaannya yang tidak untung atau rugi atau kepemilikan sahamnya di publiknya sangat rendah. Satu-satu masalahnya, saham tidurnya harus digimanain harus dicek dulu. Mungkin bagian research yang lebih berkompeten apakah kinerja perusahaan memang jelek atau bagaimana," imbuh Agung. (drk/ang)











































