Pada perdagangan perdananya, saham BGTG dibuka naik 15 poin atau 14,56% menjadi Rp 118 per saham dari penetapan harga awal di Rp 103. Saham Bank Ganesha sempat menyentuh level terendahnya di Rp 109 dan tertingginya diposisi Rp 120. Saham BGTG ditransaksikan sebanyak 126 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 93.287 saham senilai Rp 1 miliar.
Bank Ganesha tercatat sebagai emiten ke-4 di BEI di tahun 2016 dan merupakan emiten dari sektor jasa keuangan perbankan pertama di tahun 2016.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dana yang diperoleh dari IPO tersebut seluruhnya akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan jangka panjang guna mendukung ekspansi kredit dalam rangka pengembangan usaha," kata Direktur Utama Bank Ganesha Surjawaty Tatang, di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (12/5/2016).
Dalam proses IPO ini, perseroan menunjuk PT Indo Premier Securities yang bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi. Sementara penjamin emisi efek di antaranya PT UOB Kay Hian Securities, PT Equity Securities Indonesia dan PT Philip Securities Indonesia. (drk/drk)











































