Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka turun 4,23 poin (0,09%) ke 4.795,737.
Namun, pelemahan IHSG tak berlangsung lama. Hingga pukul 09.02 waktu JATS, IHSG naik 2,171 poin (0,05%) ke 4.802,135.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengakhiri perdagangan, Kamis (12/5/2016), IHSG ditutup menguat tipis 3,358 poin (0,07%) ke 4.803,322. Sementara indeks LQ45 ditutup melemah 1,106 poin (0,13%) ke 825.610.
Enam sektor melemah, sementara 4 sektor lainnya menguat. Pelemahan tertinggi terjadi di sektor aneka industri dan industri dasar masing-masing sebesar 1,62% dan 1,60%.
Sebanyak 135 saham naik, 168 saham turun, dan 87 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 222.179 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 4,341 miliar saham senilai Rp 4,657 triliun.
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya GGRM naik 2.900 poin (4,09%) ke Rp 73.800, MYOR naik 1.200 poin (3,22%) ke Rp 38.500, SMMA naik 1.000 poin (19,61%) ke Rp 6.100, dan LPPF naik 650 poin (3,51%) ke Rp 19.150.
Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya INTP turun 975 poin (5,25%) ke Rp 17.600, TBMS turun 600 poin (6,32%) ke Rp 8.900, GMTD turun 400 poin (5,80%) ke Rp 6.500, dan TCID turun 400 poin (2,60%) ke Rp 15.000.
Sementara di pasar uang, dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap rupiah. Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS sore ini bergerak di Rp 13.302 dibandingkan posisi pembukaan pagi tadi di Rp 13.300.
Berikut kondisi bursa saham Asia sore ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 67,33 poin (0,41%) ke 16.646,34
- Indeks Hang Seng turun 128,47 poin (0,64%) ke 19.926,82
- Indeks SSE Composite turun 1,18 poin (0,04%) ke 2.835,86
- Indeks Straits Times naik 9,43 poin (0,35%) ke 2.741,80











































