Demikian laporan Badan Pusat Statistik (BPS), yang disampaikan oleh Deputi Bidang Distribusi Statistik dan Jasa, Sasmito Hadiwibowo, dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Senin (16/5/2016).
Sasmito menuturkan, terhadap dolar AS, penguatan rupiah terjadi sebanyak 0,73% menjadi Rp 13.160/US$. Kemudian terhadap dolar Australia penguatan rupiah 0,09% menjadi Rp 10.115/AUD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau kita lihat ini masih dalam kondisi yang cukup baik," ujarnya.
Tingkat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tertinggi berada di Kalimantan Utara, yaitu Rp 12.595/US$, dan terendah di Nusa Tenggara Barat (NTB) sebesar Rp 13.250/US$.
"Ini menandakan peredaran dolar AS untuk tingkat eceran itu cukup besar di Kaltara," jelasnya. (mkl/wdl)











































