Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS, Dolar Australia, dan Euro di April

Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS, Dolar Australia, dan Euro di April

Maikel Jefriando - detikFinance
Senin, 16 Mei 2016 13:07 WIB
Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS, Dolar Australia, dan Euro di April
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS), dolar Australia, dan euro pada April 2016 di tingkat eceran. Namun rupiah tercatat melemah terhadap yen.

Demikian laporan Badan Pusat Statistik (BPS), yang disampaikan oleh Deputi Bidang Distribusi Statistik dan Jasa, Sasmito Hadiwibowo, dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Senin (16/5/2016).

Sasmito menuturkan, terhadap dolar AS, penguatan rupiah terjadi sebanyak 0,73% menjadi Rp 13.160/US$. Kemudian terhadap dolar Australia penguatan rupiah 0,09% menjadi Rp 10.115/AUD.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terhadap euro, rupiah menguat 0,59% menjadi Rp 14.919/euro. Namun rupiah haru melemah terhadap yen dengan 0,78% menjadi Rp 118,88/yen.

"Kalau kita lihat ini masih dalam kondisi yang cukup baik," ujarnya.

Tingkat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tertinggi berada di Kalimantan Utara, yaitu Rp 12.595/US$, dan terendah di Nusa Tenggara Barat (NTB) sebesar Rp 13.250/US$.

"Ini menandakan peredaran dolar AS untuk tingkat eceran itu cukup besar di Kaltara," jelasnya. (mkl/wdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads