Realisasi tersebut sudah mencapai 58,6% dari target dalam APBN yang dianggarkan sebesar Rp 555,7 triliun.
"Total bruto 58,62% sudah keluar," ungkap Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro dalam rapat kerja dengan Komisi XI, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (23/5/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Syariah sudah keluar 86,47%. Syariah tinggi karena global sudah dikeluarkan, ritel sudah dikeluarkan, lelang-lelang juga peminatnya lebih besar," paparnya.
Bambang menambahkan, SBN yang sudah jatuh tempo pada periode tersebut adalah Rp 118,9 triliun.
"Khusus 2016, ada SBN jatuh tempo Rp 228,5 triliun. Perkembangannya per 20 Mei, jatuh tempo sudah dikeluarkan Rp 118,9 triliun atau 52% dari target," tegas Bambang. (mkl/drk)











































