Ini Alasan Agus Marto Ramal Dolar AS Rp 13.500-13.800 di 2016

Ini Alasan Agus Marto Ramal Dolar AS Rp 13.500-13.800 di 2016

Maikel Jefriando - detikFinance
Kamis, 02 Jun 2016 19:22 WIB
Ini Alasan Agus Marto Ramal Dolar AS Rp 13.500-13.800 di 2016
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) berada pada rentang Rp 13.500-13.800 pada 2016. Rentang tersebut masih sesuai dengan asumsi pemerintah yang sebesar Rp 13.500.

Gubernur BI Agus Martowardojo menjelaskan proyeksi tersebut sudah memperhitungkan kondisi global. Salah satunya rencana kenaikan suku bunga acuan AS oleh Bank Sentral.

"Kita melihat sekarang ini sampai akhir tahun 2016 itu akan ada kenaikan dua kali Fed Fund Rate dan itu sudah kita perhitungan dalam apa yang kita paparkan dalam pembahasan ini," ujar Agus di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (2/6/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada awal tahun, rupiah menguat cukup signifikan. Bahkan dolar AS menyentuh level Rp 12.900. Akan tetapi memasuki pertengahan kuartal II, rupiah melemah terhadap dolar AS.

"Kita tahu bahwa kuartal II biasanya tekanannya lebih tinggi karena kita ada periode di mana kita musti melakukan pembayaran dividen ke luar negeri dan juga ada jatuh waktu dari pada kewajiban dan ada banyak korporasi yang membutuhkan dolar," paparnya.

Dari dalam negeri, persoalan Indonesia masih pada defisit transaksi berjalan. Perekonomian Indonesia, kata Agus masih membutuhkan dukungan asing untuk pembiayaan, baik dalam Surat Berharga Negara (SBN), maupun investasi langsung.

"Jadi bisa katakan ada faktor fundamental dan sentimen," tukasnya. (mkl/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads