Adapun penjamin pelaksana emisi obligasi adalah PT Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas. Sedangkan PT Bank Mega bertindak sebagai wali amanat. Rating obligasi yang didapatkan oleh operator 13 Bandara di bagian barat Indonesia ini adalah idAAA yang didapatkan dari Pefindo dan Fitch Ratings Indonesia.
Masa penawaran awal dilakukan pada tanggal 3-14 Juni 2016. Pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan dapat diterima pada tanggal 23 Juni 2016. Sedangkan masa penawaran umum akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2016, dan distribusi obligasi pada tanggal 30 Juni 2016, dengan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) direncanakan pada 1 Juli 2016.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Investasi yang akan kita lakukan dengan intensif adalah bagaimana pergerakan (movement) dari Soetta yang sekarang ini 72, bila dimungkinkan menjadi 100 dengan memperbaiki airside dari Soetta. Dan juga membangun runway ketiga," kata Direktur AP II Budi Karya Sumadi dalam press conference Penawaran Obligasi Angkasa Pura II, di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Jumat (03/06/16).
Sebagai informasi, setidaknya Rp 4,7 triliun dibutuhkan oleh AP II untuk pengembangan Bandara Soetta yaitu untuk konstruksi terminal 3 ultimate. Dan Rp 2 triliun untuk revitalisasi terminal 1 dan 2. Revitalisasi ini sendiri ditargetkan selesai pada 2018 mendatang. (drk/drk)











































