Angkasa Pura II Tawarkan Obligasi Rp 2 T, Bunganya 8,5-9,25%

Angkasa Pura II Tawarkan Obligasi Rp 2 T, Bunganya 8,5-9,25%

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Jumat, 03 Jun 2016 17:05 WIB
Angkasa Pura II Tawarkan Obligasi Rp 2 T, Bunganya 8,5-9,25%
Foto: Eduardo Simorangkir
Jakarta - Hari ini, PT Angkasa Pura II (AP II) menerbitkan obligasi dengan nilai Rp 2 triliun melalui penawaran umum yang terbagi dalam tiga seri, yaitu seri A bertenor 5 tahun, seri B bertenor 7 tahun, dan seri C bertenor 10 tahun. Adapun kupon obligasi untuk masing-masing tenor adalah 8,5-8,75% untuk seri A, 8,75-9% untuk seri B, dan 9-9,25% untuk seri C.

Adapun penjamin pelaksana emisi obligasi adalah PT Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas. Sedangkan PT Bank Mega bertindak sebagai wali amanat. Rating obligasi yang didapatkan oleh operator 13 Bandara di bagian barat Indonesia ini adalah idAAA yang didapatkan dari Pefindo dan Fitch Ratings Indonesia.

Masa penawaran awal dilakukan pada tanggal 3-14 Juni 2016. Pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan dapat diterima pada tanggal 23 Juni 2016. Sedangkan masa penawaran umum akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2016, dan distribusi obligasi pada tanggal 30 Juni 2016, dengan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) direncanakan pada 1 Juli 2016.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekitar 92% dana hasil penerbitan obligasi ini akan digunakan untuk pengembangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Sisanya 8 dialokasikan untuk proyek pengembangan ekspansi bandara lain yang dikelola oleh AP II.

"Investasi yang akan kita lakukan dengan intensif adalah bagaimana pergerakan (movement) dari Soetta yang sekarang ini 72, bila dimungkinkan menjadi 100 dengan memperbaiki airside dari Soetta. Dan juga membangun runway ketiga," kata Direktur AP II Budi Karya Sumadi dalam press conference Penawaran Obligasi Angkasa Pura II, di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Jumat (03/06/16).

Sebagai informasi, setidaknya Rp 4,7 triliun dibutuhkan oleh AP II untuk pengembangan Bandara Soetta yaitu untuk konstruksi terminal 3 ultimate. Dan Rp 2 triliun untuk revitalisasi terminal 1 dan 2. Revitalisasi ini sendiri ditargetkan selesai pada 2018 mendatang. (drk/drk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads