Turun 15 Poin, IHSG Rehat di 4.861

Sesi I

Turun 15 Poin, IHSG Rehat di 4.861

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Jumat, 10 Jun 2016 12:05 WIB
Turun 15 Poin, IHSG Rehat di 4.861
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah pada penutupan perdagangan sesi I bersamaan dengan bursa saham Asia yang juga kompak melemah.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka naik 5,48 poin (0,11%) ke level 4.882,275.

Pada perdagangan sesi I, IHSG ditutup melemah 15,635 poin (0,32%) ke 4.861,159. Sementara indeks LQ45 ditutup turun 3,777 poin (0,45%) ke 831.149.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Delapan sektor melemah, hanya 2 sektor yang menguat. Sektor perdagangan mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 0,62%. Sementara pelemahan tertinggi terjadi di sektor aneka industri sebesar 2,19%.

Sebanyak 106 saham naik, 137 saham turun, dan 88 saham stagnan. Frekuensi ditransaksikan sebanyak 121.836 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 5,504 miliar saham senilai Rp 2,209 triliun. Dana asing keluar tercatat Rp 44,391 miliar.

Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya MYOR naik 700 poin (1,80%) ke Rp 39.500, SILO naik 400 poin (3,86%) ke Rp 10.800, LPPF naik 325 poin (1,72%) ke Rp 19.225, dan LPCK naik 250 poin (3,56%) ke Rp 7.275.

Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya HMSP turun 1.875 poin (1,92%) ke Rp 95.975, GGRM turun 575 poin (0,84%) ke Rp 67.550, SMDR turun 390 poin (8,39%) ke Rp 4.260, dan MLBI turun 350 poin (3,06%) ke Rp 11.100.

Sementara di pasar uang, dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap rupiah. Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS siang ini bergerak di Rp 13.305 dibandingkan posisi pembukaan pagi tadi di Rp 13.261.

Berikut kondisi bursa saham Asia siang ini:
  • Indeks Nikkei 225 turun 136,35 poin (0,82%) ke 16.532,06
  • Indeks Hang Seng turun 60,05 poin (0,28%) ke 21.237,83
  • Indeks SSE Composite turun 8,89 poin (0,30%) ke 2.927,16
  • Indeks Straits Times turun 18,19 poin (0,64%) ke 2.825,54
(drk/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads