Pada perdagangan preopening, IHSG bergerak turun 10,036 poin (0,21%) ke 4.838,020. Sementara indeks LQ45 bergerak melemah 2,486 poin (0,30%) ke 825.008.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka terkoreksi 12,955 poin (0,27%) ke 4.835,101. Sementara indeks LQ45 dibuka terpangkas 3,085 poin (0,37%) ke 824.647.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengakhiri perdagangan Senin (13//6/2016), IHSG ditutup terpangkas 40,830 poin (0,84%) ke 4.807,226. Sementara indeks LQ45 ditutup melemah 7,730 poin (0,93%) ke 819.764.
Seluruh sektor melemah. Sektor agrikultur dan tambang mencatatkan pelemahan tertinggi masing-masing sebesar 1,57% disusul sektor keuangan sebesar 1,52%.
Sebanyak 77 saham naik, 220 saham turun, dan 91 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksi sebanyak 187.606 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 7,764 miliar saham senilai Rp 4,022 triliun. Dana asing masuk tercatat Rp 409,810 miliar.
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya SILO naik 550 poin (5,12%) ke Rp 11.300, GGRM naik 325 poin (0,48%) ke Rp 67.900, BRAM naik 200 poin (3,64%) ke Rp 5.700, dan DLTA naik 150 poin (2,63%) ke Rp 5.850.
Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya AALI turun 650 poin (4,18%) ke Rp 14.900, MREI turun 500 poin (7,04%) ke Rp 6.600, HMSP turun 475 poin (0,50%) ke Rp 95.150, dan INTP turun 350 poin (2,14%) ke Rp 16.025.
Sementara di pasar uang, dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap rupiah. Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS sore ini bergerak di Rp 13.297 dibandingkan posisi pembukaan pagi tadi di Rp 13.336.
Berikut kondisi bursa saham Asia sore ini:
- Indeks Nikkei 225 turun 582,18 poin (3,15%) ke 16.019,18
- Indeks Hang Seng turun 536,78 poin (2,55%) ke 20.505,86
- Indeks SSE Composite turun 94,09 poin (3,21%) ke 2.833,07
- Indeks Straits Times turun 37,54 poin (1,33%) ke 2.785,43











































